“The Wang” Lunch with UBU Brigade ( pasukan ulat bulu )

Acara lunch bareng Emak ini akhirnya terlaksana 3 bulan setelah diniatkan… Segudang penyebab, dari masa Ditto dan Dio pelatihan  sebulan di Bandung sampai masa ujian Ditto, Dio dan Na. Akhirnya setelah Ditto, Dio dan Na selesai ujian,  sebelum masa UUB Deta, sebelum Na ke Bali, sebelum Ditto dan Dio ke Anyer….inilah waktunya. Ribeeettt ye!

Pertama, kenapa UBU ( ulat bulu, untung bukan laler ijo  )?

Karena tanpa janjian mereka berempat pakai baju ijo dan baru disadari setelah mobil bergerak keluar halaman…yang seru lagi Ditto dan Dio pakai poloshirt kembaran tanpa janjian..hua..ha..ha..mentang kembar. Padahal dari kecil ga pernah tuh pakai kembaran bajunya.

Emak dijemput Yu dengan mobil terpisah, ga muat kalau satu mobil, belum suster dan wheelchairnya. Tiba on time 11.30. Dulu waktu makan sama Ron dan Nini, resto ini namanya Dragon City. Entah mulai kapan berganti nama tapi lokasi, dekor dan masakannya tetap tidak berubah.

Selagi nunggu Emak, kita pesan Dimsum buat nangsel perut, Siew Mai, Hakau, Pangsit Kucai, Lumpia Goreng masing-masing 2 porsi. Ini bahayanya kalau masuk ke resto dengan perut lapar.

The Wang

The Wang

Setelah semua kumpul baru order ala carte menu.

Angsio Pausit, Udang Gandum, Kepiting Soka Telur Asin, Ikan Malas Tim Kecap, Scallop Brokoli, Bebek Panggang dan Ayam Panggang.

Enak.

Terutama Udang Gandum dan Kepiting Soka Telur Asin.

Udang Gandum, nama kerennya, Wok Fried Prawns with Crispy Oats yang gambarnya ada di brosur. Prawnnya tasty dan kremesnya dibuat dari kuning telur dan oats, gurih and crispy. Ada beberapa potong cabai rawit merah yang digoreng hingga kering bersama kremes itu. Sedangkan Kepiting Soka dipotong hingga bites size digoreng dengan adonan yang dicampur lumatan telur asin mentah, hingga garing….hmmmn…yummy, enak banget.

Scallop nya garing, Ikan Malas Timnya biasa aja, Bebek dan Ayam Panggangnya lumayan.

Angsio Pausit terdiri dari potongan Sirip Hiu yang dimasak Thai style. Seperti biasa, masakan Hisit pasti mahal tapi sampai sekarang aku tidak bisa menemukan dimana rasa enaknya hingga pantas diberi label ratusan ribu. Tapi yang penting Emak suka..hehe..

Sayangnya kali ini tidak mencoba Fried Fish in Manggo Thai Sauce. Aku pernah coba masakan ini di Mandarin Spice beberapa waktu lalu itu enak dan segar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s