It’s been a busy week (3)

Ingatkan aku, sekali lagi ingatkan aku untuk tidak lagi mencoba berbicara didepan kelompok yang berjumlah lebih dari 15 orang!!!!


Semalam merupakan salah satu ’hari horor’ dalam hidupku.


Entah apa yang ada dalam pikiran ku sampai akhirnya aku bersedia memenuhi permintaan untuk berbicara didepan kurang lebih 250 an orang.


Setelah berhasil ’menjerumuskan’ Pak Joni pada hari pertama untuk tampil sebagai perwakilan dari orang tua yang berbagi cerita dan pengalaman, hari kedua aku tidak punya korban berikutnya. Selain nihilnya korban berikut juga sindiran Dio membuat aku tidak berkutik walau disampaikan dengan nada bercanda. ”Kadangkala kita harus berdiri diatas mayat orang lain” ( jangan salah sangka ’mayat’ disini adalah metafora dari ’korban’ ).

Komentar ini keluar setelah menyimak keadaan aku yang skak mat, tidak bisa berkelit dari permintaan untuk berbicara tetapi tiba-tiba Pak Joni datang dan bertanya apa yang bisa ia bantu. Dengan sigap ku sambar kesempatan untuk mengajukan Pak Joni sebagai perwakilan orang tua.


Pada saat berdiri didepan sekian ratus orang……..semua konsep yang aku persiapkan tiba-tiba menghilang pada saat aku baru sampai pada kalimat kedua. Gosh….

Entah kemana konsep ini tiba-tiba menyelinap keluar dari benak dan aku sudah tidak terlalu perduli untuk mencarinya. Kuatir akan kehilangan kata-kata dan blank pada saat mencari alur konsep pembicaraan, aku lanjut terus dengan kalimat kalimat yang bisa aku sambar dalam sekejap. Rasanya sih tidak terlalu berputar-putar tapi yang tidak bisa dikendalikan itu, suaraku…aduh minta ampun….aku belum mampu menggambarkan suaraku saat berbicara. May be I’m still in the state of shocked.


Kesimpulannya, mengajar sekolah minggu didepan belasan remaja adalah hal yang sangat…sangat……amat sangat berbeda dengan berbicara di depan ratusan orang yang tidak kita kenal, walaupun sama-sama mempersiapkan konsep.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s